LiputanTOP STORIES

Tak Sampai 24 Jam, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Ketegangan Kembali Terjadi

SAREKAT, LIPUTAN – Tak sampai 24 jam setelah mengumumkan pembukaan penuh Selat Hormuz, Iran kini kembali memperketat kendali atas jalur pelayaran strategis tersebut. Keputusan ini diambil menyusul perselisihan yang terus berlanjut dengan Amerika Serikat terkait blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Mengutip laporan The Guardian, Iran menyatakan kondisi Selat Hormuz telah kembali ke “kondisi sebelumnya” di bawah pengawasan ketat angkatan bersenjata.

Dalam pernyataan resmi yang dimuat media pemerintah, komando operasional militer Iran, Khatam Al-Anbiya, menyebut blokade yang dilakukan AS sebagai tindakan “pembajakan”.

“Karena alasan ini, kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur air strategis ini berada di bawah manajemen serta pengendalian ketat angkatan bersenjata,” demikian pernyataan tersebut.

Iran juga menegaskan bahwa pembatasan ini akan tetap berlaku hingga Amerika Serikat memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal Iran, baik untuk keberangkatan maupun kepulangan.

“Selama kebebasan navigasi belum dipulihkan sepenuhnya, situasi di Selat Hormuz akan tetap berada dalam pengawasan ketat dan kondisi sebelumnya,” lanjut pernyataan itu.

Pengumuman terbaru ini semakin menambah ketidakpastian terhadap status salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia, yang selama ini mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak global.

Sebelumnya, pada Jumat (17/4), Iran bersama Donald Trump sempat mengumumkan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka untuk pelayaran internasional. Namun, Presiden AS tersebut menegaskan bahwa blokade terhadap Iran tetap diberlakukan hingga tercapai kesepakatan dengan Washington, termasuk terkait program nuklir Teheran.

Sharing is scaring
Admin Sarekat

Admin Sarekat

Sarekat adalah media ruang menulis tanpa sekat. Mengangkat isu sosial, politik, dan budaya dari sudut pandang mereka yang kerap terpinggirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *