Raker Yayasan Da’il Khairaat Fokus Perkuat Sinergi dan Peningkatan Mutu Pendidikan
JAKARTA BARAT, SAREKAT – Yayasan Da’il Khairaat menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Rabu (8/7/2026) bertempat di Aula Lantai 3 Yayasan Da’il Khairaat, Kalideres, Jakarta Barat. Kegiatan ini mengusung tema “Tingkatkan Sinergitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan Demi Tercipta Kerja Sama yang Solid.”
Rapat kerja dihadiri oleh jajaran Pengurus Yayasan, Dewan Pembina Yayasan, Kepala Madrasah, Dewan Guru, serta Tenaga Kependidikan dari seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Da’il Khairaat, mulai dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyusun program kerja, mengevaluasi capaian yang telah dilaksanakan, serta merumuskan strategi peningkatan mutu pendidikan guna menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis dan kompetitif.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Yayasan Da’il Khairaat, Dr. Ir. Fachroruji, M.M., menekankan pentingnya fokus pada peningkatan mutu pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan lembaga pendidikan swasta.
Menurut beliau, keberhasilan sebuah sekolah tidak semata-mata diukur dari jumlah peserta didik, tetapi dari kualitas layanan pendidikan yang diberikan secara konsisten kepada siswa.
“Jangan silau dengan kuantitas. Kuantitas adalah dampak atau hasil dari proses yang baik. Yang paling utama adalah bagaimana kita terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Beliau juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kehadiran guru di kelas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberadaan guru di kelas merupakan indikator sederhana namun sangat berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Selain itu, Dr. Fachroruji mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk menghidupkan kembali berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik yang mampu menggali potensi, bakat, dan minat peserta didik. Ia menilai bahwa keunggulan sekolah swasta terletak pada kemampuannya memberikan ruang pengembangan diri yang lebih luas bagi siswa, baik dalam aspek hard skill maupun soft skill.
Beliau juga menegaskan bahwa strategi pemasaran sekolah yang paling efektif saat ini bukan lagi promosi konvensional melalui brosur atau iklan semata, melainkan membangun citra (image) sekolah melalui kualitas layanan pendidikan yang nyata dan berkelanjutan.
“Marketing terbaik adalah mutu yang baik. Ketika kualitas pendidikan meningkat, disiplin terjaga, program berjalan dengan baik, maka citra sekolah akan tumbuh dengan sendirinya di tengah masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa seluruh program dan inovasi yang direncanakan tidak akan berjalan maksimal tanpa didukung sumber daya manusia yang kompeten, disiplin, dan konsisten.
Mengutip istilah the man behind the gun, beliau menegaskan bahwa faktor manusia tetap menjadi kunci utama keberhasilan sebuah lembaga.
“Sehebat apa pun sistem yang dimiliki, tidak akan berarti tanpa SDM yang kompeten dan disiplin. Sebaliknya, dengan SDM yang berkualitas, berbagai keterbatasan dapat diatasi dan diubah menjadi kekuatan,” tegasnya.
Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
Selain agenda penyusunan program kerja, Rapat Kerja Yayasan Da’il Khairaat juga diisi dengan sesi pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang disampaikan oleh H. Fathurahman, M.Pd., Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Jakarta Selatan.
Dalam pemaparannya, H. Fathurahman menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, penghargaan terhadap peserta didik, serta pembentukan karakter sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran.
Pelatihan ini memberikan wawasan kepada para guru mengenai pentingnya membangun lingkungan belajar yang positif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik agar tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial yang tinggi.
Komitmen Bersama Meningkatkan Mutu Pendidikan
Melalui pelaksanaan Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027 ini, seluruh peserta berkomitmen untuk memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan berbagai inovasi pendidikan yang berdampak positif bagi perkembangan peserta didik dan kemajuan Yayasan Da’il Khairaat.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid, Yayasan Da’il Khairaat optimistis mampu terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.
Poin Inti Pesan Dr. Ir. Fachroruji, M.M.
1. Mutu lebih penting daripada kuantitas. Jumlah siswa akan mengikuti apabila kualitas pendidikan terus ditingkatkan.
2. Kehadiran guru di kelas harus terjaga. Jangan sampai ada kelas tanpa guru karena dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
3. Kalender akademik perlu dipenuhi kegiatan yang positif dan terencana, baik untuk pengembangan hard skill maupun soft skill siswa.
4. Sekolah harus mampu menemukan dan mengembangkan bakat serta potensi peserta didik, bukan hanya menjalankan kurikulum secara formal.
5. Citra sekolah dibangun melalui kualitas dan pelayanan yang baik, bukan semata-mata melalui promosi konvensional.
6. Inovasi dan kreativitas harus terus dikembangkan untuk menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompetitif.
7. Kedisiplinan, konsistensi, dan kompetensi SDM menjadi kunci utama keberhasilan lembaga pendidikan.
8. Sinergi seluruh unsur yayasan, pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan sangat diperlukan untuk mencapai visi dan tujuan bersama.

