Banten Bawah TanahKilas

PT Vopak Terminal Merak: ini Hanya Proses Pembersihan, tidak ada kebocoran gas, Tapi 50 Warga Alami Gangguan Kesehatan

CILEGON, SAREKAT – Insiden munculnya uap kimia berwarna kuning-oranye dari kawasan PT Vopak Terminal Merak, Kota Cilegon, pada Sabtu (31/1/2026), menjadi alarm serius bagi keselamatan warga di sekitar kawasan industri tersebut.

Pada senin, (2/2/2026) HR Manager PT Vopak Terminal Merak, Memed Adinegara mengklarifikasi bahwa insiden yang katanya terjadi kebocoran gas itu adalah akibat dari proses pembersihan fasilitas yang memicu pelepasan uap oranye dan kempu penampung sisa bahan kimia.

Masalahnya tidak cukup sampai disitu, 50 warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan seperti pernapasan, sesak nafas, pusing, dan keluhan lainnya. Uap itu pun juga termasuk pembuangan kimia yang berbahaya.

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana pihak perusahaan memproses pembersihan bahan kimia agar tidak keluar lewat udara dan tidak menyebar serta mengganggu kesehatan publik.

Meskipun pihak perusahaan menegaskan bahwa tidak ada kerusakan tangki maupun pipa, dan tidak ada korban jiwa, akan tetapi, klaim itu tidak sebanding di luar area pabrik yang terdampak langsung. Lima puluh orang itu juga nyawa manusia yang tidak boleh di anggap ringan hanya demi keuntungan semata saja.

Keselamatan dan kesehatan warga tidak boleh dikorbankan lagi atas nama aktivitas industri. Paparan uap kimia ini dalam kondisi apapun, merupakan ancaman nyata yang harus segera ditangani secara transparan, dan tanggung jawab, agar kedepannya tidak lagi terjadi hal seperti ini.

Sharing is scaring

Admin Sarekat

Menghidupkan Suara Yang Tersekat di antara suara lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *