LiputanTOP STORIES

Jalan Pulorida Penuh Tanah, Akibat Reklamasi Galangan Kapal PT MBS? 

CILEGON, SAREKAT — Ceceran tanah merah di depan akses masuk galangan kapal PT Merak Bangun Samudra (MBS) mengganggu keselamatan pengguna Jalan Yos Sudarso, Link Pulorida, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Pantauan di lokasi menunjukkan, material tanah itu menutupi sebagian badan jalan dan membahayakan pengendara, terutama sepeda motor.

Warga Kecamatan Pulomerak, Muhammad Nuh mengatakan kondisi tersebut telah menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh.

“Sudah banyak yang jatuh sejak kemarin, tapi ceceran tanah ini dibiarkan tanpa ada pembersihan,” ungkapnya, Minggu, 1 Februari 2026.

Ia menuturkan ceceran tanah di Jalan Yos Sudarso itu diduga berasal dari aktivitas reklamasi untuk perluasan galangan kapal PT Merak Bangun Samudra, yang dimiliki PT Wahana Karya Mandiri, dengan pelaksana proyek PT Indra Jaya Abadi, akibat lalu lalang truk pengangkut material yang tidak diimbangi pembersihan jalan.

“Ini tanah yang jatuh dari bak truk atau terbawa ban kendaraan berat itu tidak segera dibersihkan dan terus menumpuk, ” katanya.

Menurutnya, akumulasi tanah semakin tebal seiring aktivitas kendaraan berat yang terus berlangsung. Kondisi itu memperbesar risiko kecelakaan lalu lintas.

Saat kering, tanah berubah menjadi debu yang mengganggu jarak pandang. Ketika hujan turun, permukaan jalan menjadi licin dan berlumpur.

“Perlu ada pembersihan, bisa dengan penyemprotan air atau pembersihan manual, supaya jalan kembali aman dilalui,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Merak Bangun Samudra maupun instansi terkait mengenai langkah penanganan ceceran material tersebut.

 

 

 

Sharing is scaring
Admin Sarekat

Admin Sarekat

Sarekat adalah media ruang menulis tanpa sekat. Mengangkat isu sosial, politik, dan budaya dari sudut pandang mereka yang kerap terpinggirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *