UPT SDN Karawaci Baru 2 Optimalkan Pembelajaran Digital dengan Interactive Flat Panel (IFP)
SAREKAT, KARAWACI – Perkembangan era digital dalam dunia pendidikan dinilai sangat membantu peningkatan kualitas pelajar di Indonesia, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Dalam mendukung transformasi pendidikan tersebut, pemerintah turut berperan aktif melalui bantuan sarana pembelajaran digital berupa Interactive Flat Panel (IFP) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2025.
Salah satu sekolah penerima bantuan tersebut adalah UPT SDN Karawaci Baru 2. Kepala sekolah, Hj. Ucu Kulsum Srilaswati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan Interactive Flat Panel (IFP) memiliki manfaat besar dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, khususnya dalam mengenalkan teknologi kepada siswa sejak dini sebagai bekal untuk jenjang pendidikan berikutnya.
Sebagai kepala sekolah yang memiliki latar belakang pendidikan Magister Teknologi Pendidikan dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Hj. Ucu Kulsum menyambut baik bantuan pemerintah tersebut. Ia menjelaskan bahwa bantuan perangkat pembelajaran digital telah diterima sekolah secara bertahap, mulai dari bantuan Dinas Pendidikan pada tahun 2024 hingga bantuan IFP dari pemerintah pusat pada tahun 2025.
Menurutnya, media pembelajaran digital tersebut kini diwajibkan digunakan oleh seluruh guru mata pelajaran dan wali kelas dalam proses pembelajaran sehari-hari. Untuk memastikan penggunaan IFP berjalan maksimal, pihak sekolah juga menghadirkan pelatihan khusus bagi seluruh dewan guru SDN Karawaci Baru 2.
“Penggunaan IFP membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan visioner. Siswa dapat memahami materi melalui tampilan visual seperti video, animasi, hingga konten interaktif yang menarik minat belajar mereka,” ujar Hj. Ucu Kulsum.
Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, proses pembelajaran di SDN Karawaci Baru 2 diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih modern, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Adapun penggunaan IFP telah diterapkan dalam berbagai kegiatan belajar mengajar di sejumlah kelas, mulai dari Kelas 1A, 2A, 3A, 4A, 5A hingga mata pelajaran PJOK.

