Banten Bawah TanahLiputan

Tingkatkan Literasi Digital Pelajar, PW PII Banten Adakan Pelatihan Komunikasi

CILEGON, SAREKAT – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Provinsi Banten periode 2025–2027 sukses menggelar kegiatan Pelatihan dan Pengembangan Komunikasi Pelajar pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Cilegon.

Mengusung tema “Dari Kata Menjadi Karya, Dari Karya Menjadi Dampak”, kegiatan ini diikuti puluhan pelajar dan kader PII dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Pelatihan tersebut menjadi wadah pengembangan kapasitas pelajar di bidang komunikasi, literasi, media, dan pengembangan digital.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, H. Humaedi, M.Pd., sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi muda, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.

Dalam sambutannya, Humaedi menyampaikan apresiasi kepada PW PII Banten atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang pengembangan potensi pelajar secara positif dan produktif.

Menurutnya, pelajar saat ini tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan literasi digital agar mampu bersaing dan berkontribusi di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Adi Gustiadi, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar PII dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan bagi pelajar.

“Kegiatan ini kami hadirkan sebagai wadah pengembangan kemampuan komunikasi pelajar, baik dalam berbicara, menulis, maupun pengelolaan media digital agar pelajar mampu menghadirkan karya yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi materi dasar komunikasi dan penulisan, strategi media dan komunikasi digital, serta workshop penulisan dan komunikasi digital.

Melalui kegiatan ini, PW PII Banten berharap dapat mendorong lahirnya pelajar yang aktif, kreatif, komunikatif, serta mampu memberikan kontribusi positif di ruang publik maupun media digital.

Sharing is scaring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *