Liputan

Bak Gayung Bersambut, Program Kerja KKN Kelompok 16 UIN SMH Banten di Desa Cirinten Resmi Diluncurkan untuk 40 Hari Pengabdian

LEBAK, SAREKAT – Kelompok 16 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten secara resmi menggelar Seminar Program Kerja untuk mengawali masa pengabdian masyarakat selama 40 hari ke depan. Bertempat di Aula Kantor Desa Cirinten pada Kamis (23/7/2026), kegiatan ini berlangsung hangat dan mendapat antusiasme tinggi dari berbagai lapisan masyarakat.

​Acara ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan dan tokoh penting wilayah setempat, mulai dari Ketua MUI Kecamatan Cirinten, Kepala Desa Cirinten beserta jajarannya, para tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh ketua RT dan RW se-Desa Cirinten.

Kedatangan para mahasiswa KKN disambut dengan sangat terbuka oleh pemerintah desa dan para tokoh agama setempat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Cirinten menyampaikan apresiasi atas hadirnya mahasiswa UIN SMH Banten yang siap berkontribusi langsung di tengah masyarakat. Senada dengan hal tersebut, Ketua MUI Kecamatan Cirinten turut memberikan pesan serta dukungan penuh agar seluruh rancangan kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan.

​Ketua Kelompok 16 KKN UIN SMH Banten mengungkapkan rasa syukur atas sambutan luar biasa yang diberikan oleh seluruh warga Desa Cirinten.

​”Alhamdulillah, kami disambut dengan sangat hangat oleh seluruh elemen masyarakat. Semua rancangan program kerja yang kami paparkan dapat diterima dengan baik. Bahkan, para tokoh dan warga menyampaikan bahwa program-program yang kami ajukan memang betul-betul menjadi hal yang sedang dibutuhkan oleh Desa Cirinten saat ini,” ujar Ketua Kelompok 16.

Selama 40 hari masa KKN, Kelompok 16 UIN SMH Banten akan berfokus mengeksekusi rangkaian program kerja yang telah disepakati bersama. Program-program tersebut dirancang secara terukur untuk menyentuh sektor keagamaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta pengembangan potensi lokal yang relevan dengan kebutuhan warga.

​Melalui sinergi yang erat antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat, pengabdian selama 40 hari ini diharapkan mampu memberikan dampak positif serta manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Cirinten.

Sharing is scaring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *