Pernikahan Sederhana Tanpa Resepsi Jadi Tren di Kalangan Gen Z
SAREKAT, OTOSIRKEL – Fenomena pernikahan sederhana yang mengedepankan makna dibanding kemewahan kini semakin populer di kalangan generasi muda. Hal ini terlihat dari sebuah unggahan di platform TikTok yang menampilkan momen pernikahan pasangan Gen Z dengan konsep minimalis tanpa menggelar resepsi.
Dalam video tersebut, pasangan melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) dengan suasana khidmat dan hanya dihadiri keluarga inti. Tanpa dekorasi megah maupun pesta besar, prosesi tetap berlangsung sakral dengan nuansa sederhana namun elegan.
Akad nikah dilaksanakan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 dengan busana serba putih yang rapi dan bersahaja. Tidak ada rangkaian acara panjang seperti resepsi atau penyambutan tamu dalam jumlah besar. Fokus utama pasangan ini adalah pada inti pernikahan, yakni pengucapan janji suci di hadapan penghulu dan keluarga terdekat.
Menariknya, setelah akad, pasangan tersebut tidak menggelar agenda formal lainnya. Pada sore hari sekitar pukul 16.00, keduanya memilih langsung berangkat menikmati suasana alam sebagai bentuk relaksasi atau “healing” setelah resmi menjadi suami istri.
Pilihan ini menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang menilai konsep tersebut lebih efisien, baik dari segi biaya maupun kondisi fisik dan mental pengantin, karena tidak harus menjalani rangkaian acara panjang yang melelahkan. Namun, sebagian lainnya masih mempertimbangkan faktor tradisi serta keinginan keluarga besar.
Unggahan itu telah ditonton ratusan ribu kali dan dipenuhi berbagai komentar. Tren ini menunjukkan adanya pergeseran pandangan di kalangan generasi muda terhadap pernikahan, dari yang sebelumnya berfokus pada pesta besar menjadi lebih sederhana, personal, dan menitikberatkan pada makna hubungan serta kenyamanan setelah menikah.

