Banten Bawah TanahLiputan

Direktur RSUD Cilegon Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Soroti Dugaan Permainan Proyek

SAREKAT – CILEGON, Suasana peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Cilegon diwarnai laporan ke KPK. Direktur RSUD Cilegon dilaporkan atas dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung Medical Center Tahap 2. PT Wirabaya Nusantara Permai ikut terlapor dalam kasus ini.

Laporan diajukan Solidaritas Mahasiswa Demokrasi pada Selasa, 9 Desember 2025. Organisasi ini menilai dugaan korupsi tersebut berdampak langsung pada layanan publik. Pelaporan bertepatan dengan momentum nasional Hari Antikorupsi.

Kasus ini mencuat setelah kerusakan plafon ruang operasi RSUD Cilegon pada 4 Desember 2025. Ruang operasi baru itu rusak beberapa hari setelah beroperasi. Kerusakan memicu kekhawatiran publik soal keamanan pelayanan kesehatan.

Solidaritas Mahasiswa Demokrasi menilai kerusakan dini itu bukan sekadar masalah teknis. Mereka mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek. Mahasiswa menduga adanya praktik peminjaman perusahaan oleh PT Wirabaya Nusantara Permai dalam pelaksanaan proyek.

Koordinator Solidaritas Mahasiswa Demokrasi, Yanto, menyebut dugaan itu berpengaruh pada kualitas bangunan. Ia menegaskan kerusakan ruang operasi menunjukkan proses pengerjaan tidak sesuai standar. Ia menyatakan bukti permulaan sudah diserahkan kepada KPK.

Yanto meminta KPK mengusut laporan itu secara menyeluruh. Ia menilai proyek fasilitas kesehatan harus menjadi prioritas pengawasan. Ia menegaskan semua pihak yang terlibat wajib bertanggung jawab.

Sharing is scaring

Admin Sarekat

Menghidupkan Suara Yang Tersekat di antara suara lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *