Achmad Donny: Kaderisasi Adalah Napas Perjuangan, SEMMI Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah
TERNATE, SAREKAT – Bendahara Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Achmad Donny, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan napas perjuangan organisasi yang harus terus dijaga untuk melahirkan kader-kader progresif dan berpihak kepada rakyat.
Hal itu disampaikan Donny saat memimpin Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Wilayah SEMMI Maluku Utara periode 2026–2028 yang berlangsung di Royal Resto, Ternate, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, Wali Kota Ternate, organisasi kepemudaan (OKP), serta kelompok Cipayung.
Dalam sambutannya, Donny mengingatkan kembali sejarah perjuangan Syarikat Islam dan SEMMI dalam perjalanan bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat perjuangan itu harus terus diwariskan melalui proses kaderisasi yang kuat dan berkelanjutan.
“Kaderisasi adalah napas perjuangan organisasi. Dari proses itulah lahir kader yang memiliki keberanian, gagasan, dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujar Donny.
Ia menegaskan, kader SEMMI tidak boleh hanya aktif secara seremonial, tetapi harus mampu hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
“Kader SEMMI harus menjadi mitra kritis pemerintah sekaligus pembela rakyat. Kita harus mampu mengawal kebijakan publik agar benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Donny juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor agar gerakan mahasiswa dan pemuda mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
Pelantikan PW SEMMI Malut kali ini mengusung tema “Berakar Budaya, Berdaya Secara Ekonomi, dan Kokoh Dalam Kolaborasi”, yang disebut sebagai refleksi arah gerakan organisasi ke depan.
Sementara itu, Ketua Umum PW SEMMI Malut terpilih, Sarjan H. Rivai, menyatakan kesiapan organisasinya memperkuat konsolidasi kader dan menjaga komunikasi dengan berbagai pihak demi kepentingan masyarakat Maluku Utara.
“Kami ingin SEMMI hadir membawa gagasan, menjaga kolaborasi, dan tetap konsisten mengawal kepentingan rakyat,” kata Sarjan.
Sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial, rangkaian kegiatan pelantikan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

