AktualCatatan

PW PII Jawa Barat Soroti Insiden Pelecehan Profesi Ahli Gizi di Kabupaten Bandung

SAREKAT — BANDUNG, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Barat menyampaikan keprihatinan mendalam terkait insiden yang dianggap sebagai bentuk pelecehan profesi ahli gizi dalam Rapat Konsolidasi SPPG di Kabupaten Bandung pada 16 November 2025. Sebagai salah satu wilayah pilot project program tersebut, Kabupaten Bandung dinilai semestinya menjadi contoh penerapan standar terbaik, bukan justru memunculkan polemik terkait profesionalitas tenaga gizi.

Insiden bermula dari pernyataan seorang pejabat publik yang menyebut ahli gizi “sombong” dan mengusulkan agar posisi mereka dapat digantikan oleh “anak-anak SMA cerdas fresh graduate” yang hanya dilatih selama tiga bulan. PW PII Jawa Barat menilai pernyataan tersebut merendahkan standar keilmuan serta berpotensi mengancam keselamatan dan asupan gizi pelajar.

Dalam keterangan resminya, PW PII Jawa Barat menegaskan tiga poin penting:

1. Pelajar Tidak Boleh Menjadi Objek Eksperimen

PII Jawa Barat menolak keras wacana de-profesionalisasi yang dinilai mengabaikan standar keilmuan tenaga gizi. Mereka menilai usulan penggantian tenaga ahli gizi berpendidikan D3, D4, atau S1 dengan pelatihan singkat sangat berisiko terhadap kualitas dan keamanan pangan bagi pelajar.

2. Kekecewaan terhadap Sikap Pejabat yang Hadir

PW PII Jawa Barat juga menyayangkan sikap diam Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, dan Sony Sanjaya yang turut hadir dalam forum tersebut. Menurut PII, pimpinan lembaga yang memiliki mandat teknis di bidang gizi semestinya menunjukkan pembelaan ketika standar profesi diserang, terlebih di wilayah Jawa Barat.

3. Komitmen Mengawal Implementasi Program

Meski telah ada klarifikasi dari Kepala BGN di tingkat pusat serta mediasi dengan PERSAGI di DPR, PW PII Jawa Barat menyatakan akan tetap mengawasi implementasi program di lapangan. Mereka menyambut baik kolaborasi BGN dan PERSAGI, namun menegaskan pentingnya pengawasan ketat di Kabupaten Bandung maupun wilayah pilot project lainnya di Jawa Barat.

PII Jawa Barat juga menginstruksikan kadernya untuk memantau setiap dapur SPPG guna memastikan standar gizi profesional tetap diterapkan, bukan diturunkan demi alasan efisiensi atau kenyamanan operasional.

Sharing is scaring

Admin Sarekat

Menghidupkan Suara Yang Tersekat di antara suara lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *