PK IPNU–IPPNU UIN SMH Banten Gelar Kajian Karya Tulis Ilmiah untuk Tingkatkan Kapasitas Akademik Mahasiswa
SAREKAT — SERANG, Pimpinan Komisariat (PK) IPNU–IPPNU UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten sukses menggelar kajian Karya Tulis Ilmiah pada Senin (8/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Pelataran Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan diikuti oleh pengurus serta anggota PK IPNU–IPPNU UIN SMH Banten.
Kajian tersebut menghadirkan Fahmi Andaluzi, Bendahara Komisariat IPNU UIN SMH Banten, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Fahmi menjelaskan secara mendasar mengenai definisi, konsep, serta bentuk karya tulis ilmiah yang wajib dipahami oleh mahasiswa sebagai bekal dalam dunia akademik dan penelitian.
Ketua PK IPNU UIN SMH Banten, Rekan Darnolis, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga identitas mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi dan kajian keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab akademik.
“Dengan berbagai diskusi permasalahan dan pengajian kitab kuning yang selama ini kita adakan, kita tidak boleh melupakan identitas kita sebagai mahasiswa yang memiliki kewajiban untuk meneliti dan menciptakan karya-karya tulis ilmiah,” ujarnya.
Sementara itu, Fahmi Andaluzi menekankan pentingnya pemahaman dasar sebelum melakukan penelitian. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami terlebih dahulu definisi tulisan dan ilmiah, serta memperbanyak membaca buku sebagai referensi.
“Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih dalam dan melakukan penelitian, kita harus mengetahui definisi dan bentuk karya tulis ilmiah. Selain itu, kebiasaan membaca buku sangat penting agar memudahkan kita dalam meneliti berbagai permasalahan,” jelasnya.
Kajian Karya Tulis Ilmiah ini diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan pengurus dan anggota PK IPNU–IPPNU UIN SMH Banten sebagai mahasiswa yang tidak terlepas dari aktivitas penelitian dan penulisan akademik.
Pengurus PK IPNU–IPPNU UIN SMH Banten berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa khususnya kader IPNU–IPPNU dapat meningkatkan kemampuan akademik serta lebih siap dalam menghadapi tuntutan dunia perkuliahan dan penelitian ilmiah.

