KilasLiputan

MAPALA Se-Indonesia Bangun Musholla dan Jalankan Tiga Program Kemanusiaan di Tapanuli Selatan

SUMATERA UTARA, SAREKAT — Pusat Koordinasi Nasional (PKN) dan Pusat Koordinasi Daerah (PKD) MAPALA Se-Indonesia sukses melaksanakan tiga program kemanusiaan di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Program tersebut meliputi pembangunan Musholla MAPALA Se-Indonesia, trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana, serta survei lokasi bencana yang dilanjutkan dengan dialog bersama pemerintah daerah.

Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian Musholla MAPALA Se-Indonesia pada Minggu (15/2/2026). Acara berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh pemerintah Desa Tolang Julu, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, unsur TNI-Polri, masyarakat terdampak bencana, anak-anak panti asuhan, serta delegasi MAPALA dari berbagai daerah di Indonesia.

Delegasi yang terlibat berasal dari Makassar, Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Aceh, serta wilayah Sumatera Utara seperti Medan dan Padangsidimpuan, bersama berbagai PKD MAPALA se-Indonesia yang turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini.

Simbol Kebangkitan Pasca Bencana

Musholla yang dibangun menjadi simbol kebangkitan spiritual dan sosial masyarakat pasca banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, serta penandatanganan tanah wakaf oleh Kepala Desa Tolang Julu bersama PKN MAPALA Se-Indonesia dan PKD MAPALA Sumatera Utara.

Sebagai bentuk keberlanjutan, dilakukan pula penyerahan kunci musholla kepada pengurus setempat dan PKW MAPALA Se-Tabagsel untuk dikelola dan dimanfaatkan bersama masyarakat.

Trauma Healing dan Penguatan Psikososial

Selain pembangunan musholla, MAPALA Se-Indonesia juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan masyarakat terdampak bencana. Kegiatan ini diisi dengan lomba adzan, puisi, kaligrafi, dan tahfidz, serta permainan edukatif, motivasi, dan pendampingan psikososial.

Antusiasme anak-anak yang mengikuti rangkaian kegiatan menjadi bukti bahwa kehadiran relawan tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat.

Survei dan Dialog Mitigasi Bencana

Program ketiga berupa survei lokasi terdampak bencana dilakukan sebagai upaya melihat kondisi lapangan sekaligus memperkuat data ekologis. Hasil survei kemudian dibahas dalam forum dialog bersama pemerintah daerah guna mendorong sinergi dalam penanganan dan mitigasi bencana ke depan.

Diskusi tersebut menjadi ruang kolaboratif antara MAPALA, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan serta memperbaiki tata kelola wilayah rawan bencana.

Komitmen Jangka Panjang MAPALA

PKN MAPALA Se-Indonesia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang dalam gerakan kemanusiaan, kepedulian lingkungan, dan penguatan solidaritas antaranggota MAPALA di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini menegaskan bahwa MAPALA tidak hanya berperan sebagai organisasi pecinta alam, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam respons bencana, pemulihan sosial, serta pembangunan berbasis solidaritas lintas daerah.

Peresmian Musholla MAPALA Se-Indonesia pun menjadi simbol bahwa dari musibah lahir kebersamaan, dari bencana tumbuh kekuatan, dan dari solidaritas terbangun harapan baru bagi masyarakat Tapanuli Selatan.

Sharing is scaring

Admin Sarekat

Menghidupkan Suara Yang Tersekat di antara suara lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *