Jelang Puncak Nataru, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Jawa–Sumatera Terkendali
SAREKAT — MERAK, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kondisi layanan penyeberangan lintas Jawa–Sumatera masih terkendali menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Hal tersebut disampaikan berdasarkan paparan Executive Summary Kuota & Reservasi (Load Factor) per 22 Desember 2025 pukul 00.00 WIB.
Berdasarkan data ASDP, total kuota penyeberangan gabungan periode H-10 hingga H+10 mencapai 1.859.930 penumpang dan kendaraan, dengan jumlah reservasi sebanyak 194.375 atau tingkat keterisian sebesar 10,45 persen. Angka ini menunjukkan kapasitas layanan masih cukup memadai untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa.
Untuk periode arus mudik (H-10 hingga H), total kuota yang disediakan mencapai 976.722 dengan reservasi sebanyak 193.460 atau keterisian sebesar 19,81 persen. Sementara pada periode arus balik (H hingga H+10), ASDP menyiapkan kuota sebanyak 883.208 dengan reservasi tercatat 915 atau keterisian sekitar 0,10 persen.
Khusus lintasan Jawa–Sumatera melalui Pelabuhan Merak, pergerakan reservasi menunjukkan tren peningkatan secara bertahap. Rata-rata trafik harian tercatat sebanyak 6.991 unit dengan pertumbuhan harian mencapai 2,5 persen. Puncak pergerakan diprediksi terjadi pada 23 hingga 25 Desember 2025, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat pada libur Natal.
ASDP memastikan kesiapan operasional terus ditingkatkan, baik dari sisi armada, pelabuhan, maupun sistem reservasi digital Ferizy. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jasa.
Selain itu, ASDP juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal, melakukan reservasi tiket secara daring, serta mematuhi jadwal keberangkatan guna menghindari penumpukan di area pelabuhan.

