Gelombang Laut Tinggi, Sebabkan Macet Panjang di Pelabuhan Merak
SAREKAT — CILEGON, Arus penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, mengalami kemacetan total pada Kamis (18/12/2025) sore. Kondisi tersebut dipicu oleh tingginya gelombang laut di perairan Selat Sunda yang mengganggu operasional kapal feri.
Gelombang tinggi disertai hembusan angin kencang memaksa sejumlah kapal menunda keberangkatan demi keselamatan penumpang dan awak kapal. Akibatnya, antrean kendaraan di kawasan pelabuhan tidak terhindarkan.
Berdasarkan pantauan, antrean kendaraan mengular panjang hingga ke luar area pelabuhan. Ratusan kendaraan pribadi, bus, hingga truk logistik terjebak kemacetan. Untuk mencegah penumpukan kendaraan di dalam kawasan pelabuhan, pihak kepolisian memberlakukan pembatasan pergerakan dengan sistem penyekatan di ruas Tol Cikuasa–Merak.
Hingga sore hari, kondisi laut masih tampak bergelombang dengan angin yang cukup kencang sehingga kapal feri belum dapat beroperasi secara normal.
Salah seorang pengemudi truk roda empat, Sudadi, mengaku telah menunggu sejak subuh hingga sore hari namun belum juga bisa menyeberang.
“Ya pak, saya sudah menunggu dari jam tiga pagi sampai sore hari ini. Mungkin karena kendala gelombang laut, jadi saya belum bisa naik kapal,” ungkap Sudadi dengan nada keluh.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya hendak menyeberang dari Pati menuju Jambi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Padang untuk mengantarkan bantuan bagi korban bencana alam.
“Saya dari Pati mau ke Jambi, kemudian lanjut ke Padang untuk mengantarkan bantuan bencana alam,” jelasnya.

