AktualLiputan

Estafet Kepemimpinan Baru: PB PII Lantik Kepengurusan 2026–2028 di Bawah Kevin Prayoga

JAKARTA, SAREKAT — Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2026–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat. Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Ketua Umum Kevin Prayoga bersama jajaran pengurus yang berjumlah 67 orang, yang merupakan representasi dari berbagai Pengurus Wilayah di seluruh Indonesia.

Pelantikan ini menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru di tubuh organisasi pelajar Islam tersebut, dengan komitmen memperkuat peran pelajar sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.

Dalam kepengurusan periode ini, PB PII mengusung tema besar yang mencerminkan semangat konsolidasi, penguatan kaderisasi, serta kontribusi nyata pelajar dalam merespons tantangan zaman. Komposisi kepengurusan yang melibatkan 67 personalia dinilai mencerminkan keberagaman daerah dan latar belakang, sekaligus memperkuat basis gerakan organisasi di tingkat nasional.

Sekretaris Jenderal PB PII, Imaduddin Al Fanani, menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan kolektif yang solid, progresif, dan berorientasi pada pelayanan kader. Menurutnya, tantangan pelajar ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kerja organisasi yang adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial, pendidikan, serta perkembangan teknologi.

“Dengan formasi yang representatif dari berbagai wilayah, kami optimistis PB PII periode 2026–2028 dapat menjadi wadah perjuangan pelajar yang lebih inklusif, produktif, dan berdampak luas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa agenda prioritas kepengurusan ke depan akan difokuskan pada penguatan kaderisasi, advokasi kebijakan pendidikan, serta pengembangan kapasitas intelektual dan kepemimpinan pelajar di seluruh Indonesia.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi nasional bagi seluruh kader PII untuk memperkuat barisan dan mempertegas peran pelajar dalam membangun peradaban bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan keindonesiaan.

Sharing is scaring

Admin Sarekat

Menghidupkan Suara Yang Tersekat di antara suara lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *