Banjir Rendam Sambirata Cibeber, Warga keluhkan Lambatnya Respon Pemerintah
CILEGON, SAREKAT — Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak pagi hingga sore hari pada Minggu (11/1/2026) menyebabkan wilayah Kelurahan Sambirata, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, terendam banjir. Genangan air berwarna cokelat pekat memenuhi jalan utama permukiman, merendam rumah warga, pertokoan, hingga area pertokoan modern seperti minimarket.
Menurut keterangan warga, banjir dipicu oleh tingginya curah hujan serta meluapnya Sungai Mancak dan Sungai Warnasari yang membawa debit air besar ke kawasan pemukiman. Arus air mengalir cepat ke jalan-jalan utama sehingga mengganggu aktivitas warga. Sejumlah pemilik rumah bahkan menutup pintu dengan papan untuk menahan air agar tidak masuk lebih dalam.
Kondisi di lapangan menunjukkan warga, termasuk anak-anak, terpaksa melintasi jalan yang telah berubah menjadi aliran sungai kecil. Ketinggian air mencapai betis hingga lutut, merendam akses jalan dan kendaraan roda dua yang terparkir di depan pertokoan. Beberapa pedagang dan warga masih bertahan di depan bangunan untuk memantau perkembangan air yang belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Banjir ini merupakan kejadian kedua dalam kurun waktu dekat setelah peristiwa serupa pada akhir Desember lalu. Bagi warga Sambirata, derasnya volume air dan cepatnya luapan dari dua sungai di sekitar wilayah menjadi ancaman yang terus berulang. Karena itu, warga berharap adanya langkah pencegahan jangka panjang dari pemerintah untuk mengatasi banjir musiman ini.
Namun demikian, warga menilai respons pemerintah setempat masih minim. Hingga kini, belum terlihat upaya nyata dari perangkat kelurahan maupun kecamatan untuk memberikan solusi atas banjir yang terus berulang di Cilegon.
“Saat ini yang terlihat hanya BPBD Cilegon yang turun cepat mengevakuasi warga. Kalau ditanya lurah dan camat ada di mana, kami juga tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan,” ungkap salah satu warga.
Warga berharap bantuan dan evakuasi dapat dilakukan lebih cepat serta pemerintah hadir secara langsung untuk meninjau lokasi dan memberikan penanganan yang lebih sigap.

