Kampus

KKM Kelompok 17 UPG Walantaka Gelar Edukasi “Bebas Pungli” di MTs Athahiriyah Cirogol

SERANG, SAREKAT — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Primagraha (UPG) Walantaka sukses melaksanakan program kerja bertajuk “Bebas Pungli” sebagai upaya menanamkan nilai kejujuran dan integritas kepada generasi muda. Kegiatan tersebut digelar di Aula MTs Athahiriyah Cirogol, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, pada Jumat (17/7/2026).

Program edukasi ini diikuti oleh anak-anak Remaja Islam Masjid (Risma) Cirogol. Melalui diskusi interaktif, mahasiswa KKM memberikan pemahaman mengenai pengertian pungutan liar (pungli), dampak negatif yang ditimbulkannya, serta pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak usia dini.

Dalam penyampaian materi, peserta diajak memahami bahwa praktik pungli merupakan tindakan yang merugikan masyarakat serta bertentangan dengan nilai-nilai agama dan ketentuan hukum. Selain itu, mereka juga didorong untuk berani menolak dan melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar di lingkungan sekitarnya.

Koordinator KKM Kelompok 17 UPG mengatakan, program “Bebas Pungli” merupakan bagian dari komitmen mahasiswa dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya sikap jujur dan berintegritas.

“Kami berharap melalui edukasi ini adik-adik Risma Cirogol dapat tumbuh menjadi generasi yang jujur, berani, dan menjunjung tinggi integritas. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak MTs Athahiriyah Cirogol yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.

Pihak MTs Athahiriyah Cirogol bersama pengurus Risma Cirogol mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Mereka berharap sinergi dengan mahasiswa Universitas Primagraha dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan edukatif yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter generasi muda di Kelurahan Pengampelan.

Melalui program “Bebas Pungli”, KKM Kelompok 17 UPG Walantaka berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih, berintegritas, serta bebas dari praktik pungutan liar.

Sharing is scaring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *