Banjir Masih Rendam Villa Mutiara Pluit, Blok D Paling Parah
TANGERANG, SAREKAT — Kondisi banjir di kawasan Villa Mutiara Pluit berangsur mengalami penurunan debit air, meski sejumlah titik masih tergenang cukup tinggi. Warga di beberapa blok masih bertahan di tengah keterbatasan listrik dan bantuan logistik yang terbatas.
Sumpeno, Ketua RW 11 Kelurahan Priuk menyatakan bahwa, secara umum ketinggian air sudah menunjukkan tanda-tanda surut, namun belum merata di seluruh wilayah.
“Kondisi air secara menyeluruh ada penurunan atau surut. Untuk di wilayah Blok D paling belakang ketinggian air masih setinggi dada kurang lebih 1,5 meter atau 150 sentimeter,” ujar Sumpeno melalui pesan WhatsApp, Selasa ( 27/1/2026).
Selain itu, Ia melanjutkan RW 11 Villa Mutiara Pluit terdiri dari tiga blok terdampak yakni, Blok B, Blok C, dan Blok D. Dari sisi kelistrikan, kondisi antar blok juga berbeda.
Untuk Blok B dan sebagian Blok C, aliran listrik dilaporkan sudah menyala sejak Jumat. Sementara sebagian wilayah lain di Blok C baru kembali mendapat listrik pada malam sebelumnya. Namun, hingga kini Blok D masih sepenuhnya gelap karena listrik belum menyala sama sekali.
Di tengah situasi tersebut, bantuan untuk warga mulai berdatangan, meski jumlahnya dinilai belum mencukupi kebutuhan seluruh warga terdampak.
“Ada dari beberapa kelompok warga, seperti alumni Budi, ada dari beberapa warga secara pribadi, tapi memang jumlahnya tidak banyak. Semalam ada bantuan logistik dari anggota dewan juga, nasi Padang 100 bungkus,” jelasnya.
Sumpeno menyampaikan bahwa warga berharap bantuan logistik, layanan kesehatan, serta percepatan pemulihan infrastruktur seperti listrik dapat segera ditingkatkan, mengingat masih ada wilayah dengan genangan tinggi yang menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Pasca banjir ini, Sumpeno Berkata,untuk warga butuh peralatan bersih-bersih, pewangi lantai, disinfektan dan obat-obatan.
”Setelah kondisi kondusif untuk pembatas wilayah antar Blok D RW 11 dengan Periuk damai RW 08 dibuatkan tanggul beton, tidak hanya mengandalkan tembok rumah warga.
Serta untuk wilayah blok D samping masjid yang berbatasan dengan rawa juga dibuatkan tanggul beton,” Tutupnya.

