Sosok

Peringati Hari Guru Nasional 2025, Makna Keteladanan Guru Kembali Digaungkan

SAREKAT — SOSOK, Peringatan Hari Guru Nasional kembali menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam pendidikan dan kehidupan bermasyarakat. Ungkapan “guru itu digugu dan ditiru” kembali mengemuka sebagai pengingat bahwa sosok pendidik tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi panutan moral dan karakter bagi peserta didik.

Nilai keteladanan guru juga ditegaskan dalam ajaran Islam. Nabi Muhammad SAW dalam salah satu haditsnya menekankan pentingnya menjadi pendidik yang santun, berilmu, dan membimbing secara bertahap. Hadits tersebut menyebutkan:

“Jadilah pendidik yang penyantun, ahli fiqih, dan ulama. Disebut pendidik apabila seseorang mendidik manusia dengan memberikan ilmu sedikit-sedikit yang lama-lama menjadi banyak.”

Dalam hadits lainnya, Rasulullah SAW menekankan adab dalam menuntut ilmu:

“Belajarlah ilmu untuk ketenteraman dan ketenangan, serta rendah hatilah pada orang yang kamu belajar darinya.”

Guru pun dimuliakan sebagai pewaris para nabi. Hal ini tercermin dalam sabda:

“Muliakan para ulama (guru) karena mereka itu pewaris para nabi. Siapa yang memuliakannya, berarti memuliakan Allah dan Rasul-Nya.”

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 menjadi pengingat bersama bahwa profesi guru memegang peranan penting dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan, keteladanan, dan pengabdian yang tak henti.

Selamat Hari Guru Nasional, 25 November 2025.

Sharing is scaring

Admin Sarekat

Menghidupkan Suara Yang Tersekat di antara suara lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *