LiputanTOP STORIES

PII Jakarta Ajak Generasi Muda Bermental Mandiri Lewat Dialog Entrepreneurship

JAKARTA — SAREKAT, Dalam rangka menumbuhkan semangat kemandirian, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Jakarta menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Dialog Interaktif Entrepreneurship: Dari Pelajar Menuju Pengusaha Muda” pada Jumat, (7/11/2025), bertempat di Zav Studio Cikini, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini menjadi ajang inspiratif bagi para pelajar, mahasiswa, dan pemuda untuk menggali wawasan seputar dunia wirausaha, membangun pola pikir kreatif, serta menyiapkan diri menjadi generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. Acara diikuti dengan antusias oleh peserta yang tertarik pada tema kewirausahaan dan kemandirian ekonomi di usia muda.

Dialog interaktif ini menghadirkan sejumlah narasumber muda yang telah sukses membangun kiprahnya di dunia bisnis dan organisasi, antara lain Zechta Kurnia Santika (Owner Mawmakan Resto), Mochamad Nuruddin (Ketua Umum FKP Jakarta), Dimas Sampun (Direktur Silegal), dan Suryana Slamet (Direktur PT Elbiwan Putra Suryana). Acara dipandu oleh Muhammad Hafidzulhaq, Ketua Bidang PPO PW PII Jakarta, sebagai moderator.

Zechta Kurnia Santika, pelaku usaha muda di bidang kuliner, berbagi kisah inspiratif tentang perjuangannya membangun usaha dari nol.

“Saya memulai usaha dengan keterbatasan, tetapi saya memiliki keyakinan dan konsistensi. Dunia usaha bukan hanya soal modal uang, tetapi modal niat dan kerja keras. Jika kita terus belajar dan berani melangkah, peluang akan terbuka,” ungkapnya.

Mochamad Nuruddin menambahkan pentingnya membangun jaringan dan kolaborasi antarpelaku muda.

“Dalam dunia wirausaha, kolaborasi jauh lebih penting daripada kompetisi. Kekuatan terbesar seorang pengusaha muda terletak pada kemampuannya menjalin hubungan baik dan menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PII Jakarta berharap lahir generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental wirausaha yang tangguh, berjiwa sosial, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku perubahan dan penggerak ekonomi bangsa di masa depan.

Moderator kegiatan, Muhammad Hafidzulhaq, menutup dialog dengan menegaskan pentingnya semangat kewirausahaan di kalangan pelajar.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa pelajar juga bisa menjadi pengusaha muda yang berkontribusi bagi masyarakat. Kewirausahaan adalah salah satu jalan untuk mewujudkan kemandirian umat dan kemajuan bangsa,” ujarnya.

Sharing is scaring

Admin Sarekat

Menghidupkan Suara Yang Tersekat di antara suara lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *